Navigation

DPRD Maluku Minta Gubernur Bantu Jamlean

Ambon Malukupost.com - Anggota DPRD Provinsi Maluku Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku Tenggara (Malra), Justina Renyaan meminta Gubernur Maluku membantu Cristiano Jamlean, bocah berusia 3 tahun asal Desa Sathean, kei Kecil, Kabupaten setempat yang menderita peradangan pada mata bagian kanan.  "Saya secara pribadi telah mendatangi Gubernur Maluku, untuk meminta bantuan Pemerintah Daerah Maluku dalam melihat persoalan yang dialami Cristiano. karena anggaran yang dibutuhkannya bukan hanya untuk biaya operasi dan berbagai kebutuhan medis lainnya, tetapi anak itu  juga membutuhkan anggaran untuk bertahan hidup selama proses pengobatan berlangsung," ungkapnya, Rabu (19/4) di Ambon.
Ambon Malukupost.com - Anggota DPRD Provinsi Maluku Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku Tenggara (Malra), Justina Renyaan meminta Gubernur Maluku membantu Cristiano Jamlean, bocah berusia 3 tahun asal Desa Sathean, kei Kecil, Kabupaten setempat yang menderita peradangan pada mata bagian kanan.

"Saya secara pribadi telah mendatangi Gubernur Maluku, untuk meminta bantuan Pemerintah Daerah Maluku dalam melihat persoalan yang dialami Cristiano. karena anggaran yang dibutuhkannya bukan hanya untuk biaya operasi dan berbagai kebutuhan medis lainnya, tetapi anak itu  juga membutuhkan anggaran untuk bertahan hidup selama proses pengobatan berlangsung," ungkapnya, Rabu (19/4) di Ambon.

Menurut Renyaan, saat ini Jamlean telah dirawat di Rumah Sakit Cokro Minoto (RSCM) Jakarta dengan bantuan Pemerintah Kabupaten (eEmkab) Maluku Tenggara (Malra) serta dana yang digalangkan oleh yayasan tali kasih. namun, masih banyak kebutuhan lainnya yang harus dipenuhi.

"Untuk biaya operasi dan pengobatan memang telah  dibantu oleh Pemkab Malra dan saya memberikan apresiasi serta ucapan terimakasih atas perhatian besar yang diberikan pemkab Malra bagi anal tersebut. juga kepada yayasan Tali kasih yang telah berupaya menggalangkan dana serta mengawalnya hingga ke Jakarta selama proses penyembuhan berlangsung, namun sebagai wakil rakyat dirinya mengharapkan adanya perhatian pemda melalui Gubernur Maluku untuk memberikan bantuan agar dapat meringankan beban keluarga dari bocah tersebut," tandasnya.

Dijelaskan Renyaan, Gubernur pun telah merekomendasikan kepala Dinas Kesehatan untuk memproses BPJS Khusus bagi Cristiano, karena jenis penyakit tersebut berdasarkan aturan tidak dapat menggunakan BPJS yang bersifat umum. dan hal tersebut telah direspon dan akan segera dilakukan agar proses operasi dapat dilaksanakan.

“Selain itu Gubernur Maluku juga bersedia untuk memberikan sumbangan dana  untuk berbagai kebutuhan lainnya selain pengobatan sebagai bentuk kepeduliannya terhadap penderitaan yang dialami bocah tersebut,” ujarnya.

Renyaan menambahkan, sebagai wakil rakyat yang berasal d ari daerah yang sama dengan  Bocah tersebut, membuat dirinya begitu tergugah untuk menggalang dana agar dapat membantu meringankan beban anak tersebut  dari penderitan yang dialaminya saat ini.

"Sangat tidak wajar jika saya sebagai wakil rakyat asal Malra menutup mata dari peristiwa tersebut, karena ini menyangkut nasib dan penderitaan anak yang masih berusia 3 tahun. jika saya tidak bergerak cepat, untuk membatu keluarga maupun pemkab dalam penggalangan dana, maka sudah pasti nasib bocah tersebut akan terbengkalai padahal masa depan anak tersebut masih panjang," bebernya.

Renyaan menandaskan, persoalan tenaga kesehatan pada kabupaten Malra pun harus menjadi persoalan serius. karena kondisi Jamlean pada beberapa bulan lalu masih dalam keadaan baik, bahkan sempat dilakukan pemeriksaan pada Rumah sakit setempat namun  kondisinya justru semakin memburuki pada 3 Minggu terakhir sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Tentara (RST) Pattimura Ambon.

"Dari peristiwa ini, saya juga meminta perhatian Dinas kesehatan Provinsi untuk memperhatikan persoalan tenaga kesehatan di daerah-daerah. Agar kondisi kesehatan masyarakat dapat terdeteksi s secara cepat sebelum terjadinya kesalahan penangan seperti yang dialami Jamlean," pungkasnya. (MP-8)
Share
Banner

Malukupost

Tentang Kami

Post A Comment:

0 comments: